Lahu kun fayakun

TASAWUF PEMBERDAYAAN

Kalimat kun fayakun merupakan salah satu penggalan dari surah Yasin ayat Yasin: Kun fayakun merupakan kalimat perintah Allah akan terjadinya sesuatu yang dihendakiNya yang menjadi ciri keistimewaan surat Yasin. Dia mengetahui yang gaib dan yang nampak. Al Furqan: Menyadari bahwa Allah yang menciptakan manusia. Ali Imran: Membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah ketika Ia berkata kun fayakun. Maka dari itu mintalah apapun yang bahkan menurut kita tidak mungkin karena Ia Maha Kuasa. Bacaan kun fayakun menjadi doa agar keinginan tercapai. Mendapat jiwa yang tenang. Membaca kun fayakun akan membuat jiwa lebih tenang karena percaya bahwa Allah telah mengetahui apa yang baik bagi kita. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. Cahayanya mahkota lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Abu Daud. An Nisa: Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. Luqman : Salah satu cara agar keinginan cepat terkabul dalam Islam adalah dengan mengamalkan bacaan kun fayakun. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Al Baqarah: Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Menyadari bahwa kita hanya mahluk lemah. Allah mampu membuat dan menghancurkam apa yang Ia kehendaki dengan mandiri, berbeda dengan manusia yang begitu lemah dan rapuh. Ar Rum:

Aurod Mujahadah Doa Kun Fayakun


Yasin Namun demikian Allah adalah Maha Konsisten dengan komitmen sunnah-Nya, bahwa segala sesuatu itu melalui proses kausalitas sebab akibat. Hal ini dibuktikan sendiri oleh seorang ibu penjual bakul tempe. Lalu di mana letak kebenarannya. Si ibu penjual tempe itu menceritakan pengalaman pribadinya. Bahwa pada suatu hari ketika dia akan pergi ke pasar untuk menjual tempe yang dibuatnya, dia terkejut, ternyata tempe yang akan dijualnya masih belum jadi tempe masih berwujud kedele atau tempe setengah jadi. Kejadian ini tentu membuat dia sangat sedih, karena tempenya tidak akan laku dijual, yang berarti tidak pula mendapat uang. Padahal hanya dengan jual tempe itulah ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Namun apa yang terjadi? Meskipun demikian ia tidak terlalu kecewa. Tolonglah aku agar hari ini aku bisa berjualan tempe, karena ini satu-satunya pencaharianku. Aku mohon Ya Allah, jadikanlah kedele ini menjadi tempe. Sementara hari semakin siang, sedang tempenya masih setengah jadi. Ia berpikir kalau terlalu siang pasar akan semakin sepi. Dalam hatinya terbesit, mungkin mukjizat Allah akan terjadi di tengah perjalanan menuju ke pasar. Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnyadan segera menata tempat untuk menggelar dagangannya. Sepethak demi sepethak ia ambil dari keranjang, sambil menekan-nekan tiap pethakan yang ada. Maka apa yang terjadi? Ternyata tempenya masih saja belum jadi tempe. Dari sinilah si ibu bakul tempe itu mulai jengkel dan merasa kecewa terhadap Allah.

Arti Kun Fayakun dan Tafsirnya


Untuk selanjutnya 1x, 3x atau 7x setiap hari atau setiap habis sholat fardu lalu berdoa apa hajat anda. Semoga Bisa Bermanfaat. Budi ependi. Alfatihah untuk Ustad Viky dan ke 2 orang tuanya Alfatihah beserta Sholawat…. Qobiltu dan al fatehah dan solawat teruntuk ustad vicky beserta kedua orang tuanya. Moga manfaat dan barokahnya amin. Bila saya salah. Bila sya tidak salah. Sya mendapat mujahadah kunfayakun dari pimpinan sholawat wahidiyah kedung lo -kediri. Apa ini juga bersumber dari sana?. Maafkan bila salah. Salam silaturrohmi. Aamiin Alloohumma Aamiin. Dan saya berjanji akan selalu ingin mengirim hadiah Q. Viky First " Rasa Sejati ". You are commenting using your WordPress. You are commenting using your Google account. You are commenting using your Twitter account. You are commenting using your Facebook account. Beri tahu saya komentar baru melalui email. Beritahu saya pos-pos baru lewat surat elektronik. Blog di WordPress. Tema: Choco oleh. Mujahadah Kun Fayakun 12 Sep. Bagikan ini: Twitter Facebook. Menyukai ini: Suka Memuat Wawan September 15, at PM.

Banyak Orang Salah Maknai Kun Fayakun, Begini Quraish Shihab Meluruskannya


Save for a few people, I did not tell people about this dream because I am a nobody. A zero because I am unable to read the Quran except memorizing few suras. Countless are the mistakes in my life. It is my wish to be able to speak well the language of the Quran, The Arabic language — The language of Akhirah. O People! Yes, darajaat. You can learn everything without using technology. Technology is the dirtiness of Shaytan, making you to first appreciate that technology above other thingsyes. For example, this instrument Internet from technology is sending our humble meeting through east and west. It is such a surprising thing, but Allah Almighty is granting to His deputies; they are like Light Oceans. That is nothing! That is only sukhkhir, what Allah swt is giving to believers and unbelievers, to use this instrument of no value. There is one hadithyou must know about that Hadith Qudsi. Obey me! Obey Me! What is the meaning of rabbaaniyyan? Taqoolu li-shayin kun, fayakoon. Sah correct? Wayhaq Warning to you! If you say it is not true, you may get out from Islam murtaad, apostate! I am nothing, but they are making me, such a useless one, to speak. Himmatuhum, they are on highest level of effort, and thinking only to make their Lord happy with them. When are you going to be happy with your Lord? When you are going to be under His command? Skip to content. Search for:. Dream: Assallammualaikum.

Kun Fayakun kalimat sakti Allah atas kehendakNya

Yasin Namun demikian Allah adalah Maha Konsisten dengan komitmen sunnah-Nya, bahwa segala sesuatu itu melalui proses kausalitas sebab akibat. Hal ini dibuktikan sendiri oleh seorang ibu penjual bakul tempe. Lalu di mana letak kebenarannya. Si ibu penjual tempe itu menceritakan pengalaman pribadinya. Bahwa pada suatu hari ketika dia akan pergi ke pasar untuk menjual tempe yang dibuatnya, dia terkejut, ternyata tempe yang akan dijualnya masih belum jadi tempe masih berwujud kedele atau tempe setengah jadi. Kejadian ini tentu membuat dia sangat sedih, karena tempenya tidak akan laku dijual, yang berarti tidak pula mendapat uang. Padahal hanya dengan jual tempe itulah ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Namun apa yang terjadi? Meskipun demikian ia tidak terlalu kecewa. Tolonglah aku agar hari ini aku bisa berjualan tempe, karena ini satu-satunya pencaharianku. Aku mohon Ya Allah, jadikanlah kedele ini menjadi tempe. Sementara hari semakin siang, sedang tempenya masih setengah jadi. Ia berpikir kalau terlalu siang pasar akan semakin sepi. Dalam hatinya terbesit, mungkin mukjizat Allah akan terjadi di tengah perjalanan menuju ke pasar. Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnyadan segera menata tempat untuk menggelar dagangannya. Sepethak demi sepethak ia ambil dari keranjang, sambil menekan-nekan tiap pethakan yang ada. Maka apa yang terjadi? Ternyata tempenya masih saja belum jadi tempe. Dari sinilah si ibu bakul tempe itu mulai jengkel dan merasa kecewa terhadap Allah. Ia bergumam bahwa Allah tidak adil dan tidak kasihan kepadanya. Demikian gumamnya dalam hati, sambil duduk termenung meratapi nasib sialnya. Tetapi tak lama kemudian, tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang ibu yang mencari tempe setengah jadi. Maka seketika itu pula ia kaget dan terperangah. Ia ragu menjawab si ibu di depannya itu, karena khawatir sudah terjadi mukjizat Allah benar-benar tempenya sudah jadi tempe beneran selama duduk termenung tadi. Lalu sambil menatap si ibu calon pembeli itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya dan melirik isinya. Ternyata, memang benar tempenya belum jadi tempe beneran. Walhasil, semua tempe setengah jadi itu diborong habis oleh si ibu tersebut. Kisah si ibu bakul tempe tersebut kemudian menjadi bahan diskusi dalam pengajian Al-Qolam, yang intinya bahwa peristiwa yang dialami si ibu bakul tempe tersebut memberikan pelajaran kepada kita, bahwa:. Padahal Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita dan apa pun yang kita perlukan. Keempatberprasangka buruk terhadap Allah pasti akan kecele dan menuai kekecewaan. Ini namanya berprasangka buruk terhadap Allah. Assalamualaikum ww.

Recite Kun FayaKun to resolve Problems -- Anam Home Remedy



Comments on “Lahu kun fayakun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>