Aku kongkek bersama anjing betinaku

Для ботов

Cerita Dewasa Dengan Anjing Peliharaan Ku

Mas Ferry masih mengerang hebat dengan tubuhnya bergetar-getar kenikmatan dan aku gigit pentil dadanya, sambil kucakar punggungnya untuk menahan kenikmatan yang tiada taranya ini. Kuangkat pantatku pelan-pelan dan masih kulihat sisa-sisa ketegangan di batang kemaluan Mas Ferry. Setelah itu kami pun terkulai lemas dan tidur sambil batang kemaluan Mas Ferry masih menancap di memekku. Begitulah hampir selama 2 minggu kami melakukan hubungan seks dan tiba saatnya ketika Mas Ferry harus berlayar karena masa cutinya sudah habis. Aku mengantar kepergian suamiku sampai di pelabuhan. Demikian sejak itu, aku harus membiasakan hidupku dengan jadwal tugas Mas Ferry selang seling pergi bertugas di Riq dan tinggal di darat, di mana keadaan ini kami jalani hampir 5 lima tahun sampai sekarang. Pada saat ini Mas Ferry sedang bertugas di Riq, sudah hampir 2 minggu aku ditinggal Mas Ferry, besok Mas Ferry akan kembali ke rumah dan tinggal selama 1 minggu, sudah terbayang dalam benakku, hari-hari mendatang selama 1 minggu, dimana kami berdua akan berenang dalam madu kenikmatan untuk memuaskan hasrat pemenuhan kebutuhan seksual kami yang mengalami puasa selama 2 minggu. Dengan jadwal tugas Mas Ferry seperti ini, maka hubungan seks kami selalu saja menggebu-gebu, disebabkan setiap kali kami harus berpuasa selama 2 minggu untuk bertemu dan saling memuaskan selama 1 minggu. Membayangkan hari esok dan bagaimana gumulan Mas Ferry, benar-benar telah membuatku sangat terangsang, memang setiap kepergian Mas Fery, aku benar-benar bertahan untuk tidak menyalurkan keinginan seksku yang tinggi dengan lelaki lain, karena aku benar-benar hanya berkeinginan memberikan tubuh dan gairahku pada Mas Ferry seorang. Menjelang sore hari, setelah menyediakan makan malam di atas meja, yang pada saat ini harus kusiapkan sendiri, sebab Mbok Minah, pembantu setiaku sedang pulang kampung, karena mendadak ada keluarga dekatnya di kampung yang sakit berat. Aku memberi makan Tarzan anjing herder kami itu. Telah hampir satu bulan Tarzan tinggal bersama kami, setelah tuannya yang lama kembali ke Italy. Setelah selesai memberi makan Tarzan, aku mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi untuk mandi. Letak kamar mandi tempat aku mandi, nyambung dengan kamar tidur kami. Setelah selesai mandi, aku mengeringkan tubuhku dan dengan hanya membungkus tubuhku dengan handuk mandi, aku membuka pintu kamar mandi dan masuk ke dalam kamar tidur. Di dalam kamar tidur terlihat Tarzan sedang tiduran di sudut kamar, rupanya dia telah selesai makan dan masuk ke kamarku untuk tiduran, memang dia senang tidur di dalam kamar kami yang lantainya dilapisi karpet tebal dan udaranya dingin oleh AC. Dengan masih dililit handuk, aku duduk di depan meja rias untuk mengeringkan dan bersisir rambut. Pada saat itu Tarzan mendadak bangkit dari tidurannya dan berjalan mondar mandir di dalam ruangan kamar dengan lidahnya terjulur keluar sambil hidungnya mendengus-dengus, terlihat malam ini Tarzan agak gelisah, tidak seperti biasa yang selalu tenang tidur di sudut kamar, malam ini dia mondar mandir dan sekali-sekali matanya yang hitam kecoklatan melihat ke arahku yang sedang duduk menyisir rambut. Melihat Tarzan seperti itu, kupikir lebih baik menyuruh Tarzan ke dapur karena mungkin dia sedang kehausan, jadi aku bangkit berdiri dan berjalan menuju pintu sambil berkata, "Tarzan! Kedua kaki terpentang lebar, sehingga handuk yang tadinya menutupi bagian bawahku terbuka, yang mengakibatkan bagian bawahku terbuka polos di mana kemaluanku dan bagian pahaku yang putih mulus masih agak basah karena belum sempat kukeringi dengan betul. Tarzan dengan cepat berjalan ke arahku yang sedang telentang di lantai dan sekarang berdiri diantara kedua kakiku yang terbuka lebar itu. Dengan cepat kepalanya telah berada diantara pangkal pahaku dan tiba-tiba terasa lidahnya yang kasar dan basah itu mulai menjilati pahaku, hal ini menimbulkan perasaan yang sangat geli. Aku mencoba menarik badanku ke atas untuk menghindari jilatan lidahnya pada pahaku, akan tetapi terdengar suara geraman keluar dari mulutnya dan dengan masih terus menjilat pahaku. Tarzan menunjukan gigi-giginya yang runcing, yang membuatku sangat ketakutan sehingga badanku terdiam dengan kaku. Kedua mataku melotot dengan ngeri melihat ke arah anjing herder tersebut yang kepalanya berada diantara kedua pahaku. Jilatannya makin naik ke atas dan tiba-tiba badanku menjadi kejang ketika lidahnya yang kasar itu terasa menjilat belahan bibir kemaluanku dari bawah terus naik ke atas dan akhirnya badanku terasa meriang ketika lidahnya yang besar basah dan kasar itu menyentuh klitorisku dan meggesek dengan suatu jilatan yang panjang, yang membuatku terasa terbang melayang-layang bagaikan layang-layang putus ditiup angin. Badanku terus bergetar-getar seperti orang kena setrum dan mataku terus melotot melihat kearah lidah Tarzan yang bolak balik menyapu belahan bibir kemaluanku dan dengan tak sadar kedua pahaku makin terbuka lebar, memberikan peluang yang makin besar pada lidah Tarzan bermain-main pada belahan kemaluanku. Dengan tak dapat kutahan lagi, cairan pelumas mulai membanjiri keluar dari dalam kemaluanku dan bau serta rasa dari cairan ini makin membuat Tarzan makin giat memainkan lidahnya terus menyapu dari bawah ke atas, mulai dari permukaan lubang anusku naik terus menyapu belahan bibir kemaluanku sampai pada puncaknya yaitu pada klitorisku. Sejenak aku seakan-akan lupa akan diriku, terbawa oleh nafsu birahi yang melandaku. Dengan membalik badanku, sekarang aku merangkak dengan kedua tangan dan lututku dan rupanya ini suatu gerakan yang salah yang berakibat sangat sangat fatal bagiku, karena dengan tiba-tiba terasa sesuatu beban yang berat menimpa punggungku dan ketika masih dalam keadaan merangkak itu aku menoleh kepalaku ke belakang, terlihat Tarzan dengan kedua kaki depannya telah menekan punggungku dan kuku-kuku kaki depannya nyangkut pada handuk yang melilit badanku, badannya yang berat itu menekan badanku. Untung badanku dililit handuk tebal, kalau tidak pasti punggungku luka-luka terkena cakaran kuku Tarzan yang tajam dan kuat itu. Aku mencoba merangkak maju dan berpegang pada tepi tempat tidur untuk mencoba berdiri, akan tetapi tiba-tiba Tarzan menekan badannya yang beratnya hampir 60 Kg itu sehingga posisiku yang sudah setengah berlutut, karena beratnya badan Tarzan, akhirnya aku tersungkur ke tempat tidur dengan posisi berlutut di pinggir tempat tidur dan separuh badanku tertelungkup di atas tempat tidur, di mana badan Tarzan menidih badanku. Kedua kaki belakang Tarzan bertumpu di lantai diantara kedua pahaku yang agak terkangkang dan karena posisi badanku yang tertelungkup itu, maka handuk yang melilit dan menutupi badanku agak terangkat ke atas, sehingga bagian pantat aku ke bawah terbuka dengan lebar. Badan anjing herder tersebut terasa berat menidih badanku. Karena kuku kaki depannya tersangkut pada handuk, maka kedua kaki belakangnya mendorong ke depan, sehingga terasa pantatku tertekan oleh kedua paha berbulu dari anjing tersebut. Dalam usaha melepaskan kedua kakinya yang tersangkut pada handuk, badan Tarzan bergerak-gerak di atas punggungku dan tanpa dapat dihindari bagian bawah perut Tarzan tergesek-gesek pada belahan pantatku yang tidak tertutup handuk.

XVIDEOS.COM


Posting Komentar. Usiaku 28 tahun dan aku selalu berusaha menjadi tetangga yang baik. Suamiku Nanda dan aku tinggal sebuah perumahan. Di sana masih sepi karena masih belum begitu banyak penghuninya, tetapi rumah rumah sudah berdiri hanya banyak yang masih kosong, atau dikosongkan sebagai rumah peristirahatan. Di blok tempat tinggalku saja baru ada sekitar 12 rumah yang terisi dari 30 rumah yang ada. Tetangga sebelah kiriku, Martin dan Ci Lina, adalah yang paling akarab denganku, mereka memiliki 2 ekor anjing Golden Retriever yang besar-besar dan sangat bersahabat. Aku terbiasa bercanda dengan mereka saat aku main ke rumah Ci lina dan tak pernah ada kelakuan yang aneh pada anjing mereka, keduanya berkelamin jantan. Suatu hari menjelang akhir tahun, Ci lina memberitahukan padaku bahwa mereka akan pergi berlibur ke Eropa selama hampir 2 minggu, untuk itu mereka telah meminta kami untuk memberi makan anjing mereka sementara mereka sedang berlibur. Pada pagi di hari keberangkatan mereka ke Bandara, Ci Lina dan Martin datang ke rumahku, saat itu suamiku Nanda sudah berangkat kerja dan sudah ku beri tahu mengenai tetangga sebelah rumah yang meminta bantuan untuk menjaga anjing mereka. Mereka memberi tahu apa saja yang harus kami lakukan untuk merawat peliharaan mereka. Setelah itu mereka pamit dan berangkat menuju Bandara. Ci Lina sebenarnya tidak ingin meninggalkan anjing mereka di rumah tetapi mereka sudah merencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari dan jika harus menitipkan anjing-anjingnya di penitipan hewan akan terlalu banyak biaya yang dikeluarkan. Aku bilang pada Ci Lina tidak perlu khawatir, aku akan mengecek dan merawat anjing mereka selalu. Lagipula anjing-anjing itu sudah mengenal aku dengan baik dan walaupun mereka anjing yang besar-besar aku tidak takut pada mereka. Nanda dan aku tidak punya hewan peliharaan. Kami belum memiliki anak karena memang kami belum ingin, dan baru-baru ini aku berhenti minum pil KB mencoba untuk hamil. Payudara aku cukup besar dengan ukuran 36B dan sejak aku berhenti minum pil kedua payudaraku terasa bengkak dan panas dan suatu hari mulai meneteskan susu. Aku sudah pergi ke dokter menanyakan hal ini dan dia bilang itu efek samping yang jarang terjadi dan memberitahu bawah biasanya hal itu disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Jika dibiarkan saja mereka akan hilang dengan sendirinya. Kadang jika sedang muncul nafsuku aku suka meremas dan memainkan payudaraku sambil aku masturbasi. Aku akan menceritakan sedikit soal kenapa aku suka masturbasi. Seks, untuk suamiku yang workaholic merupakan sebuah kewajiban saja dalam pernikahan, dia akan melakukannya saat dia ingin dan sedang tidak capek sehabis bekerja. Jadi jarang sekali dalam berhubungan seks aku bisa mencapai orgasme. Sedang bagiku, seks adalah keharusan, sejak pertama kali mengenal seks aku selalu ingin vaginaku diisi oleh penis seseorang atau apapun itu yang menyerupai penis. Jadi masturbasi bukan sesuatu yang tabu buatku. Apakah aku hyperseks? Aku tak tahu. Yang ku tahu paling tidak 1 hari aku harus melakukannya.

Kisah Cinta dan Anjing Betina


Posting Komentar. CERITAHOT 2 hari setelah kejadian di rumah sebelah, aku meminta suamiku untuk memberi makan anjing tetangga kemarin karena aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika aku kembali. Sore ini saat suamiku masih bekerja. Aku menyelesaikan pekerjaan rutinku di rumah dan setelah selesai aku punya waktu luang sendirian hari ini. Aku pergi ke kamar tidur, berdiri di depan cermin panjang. Kemudian kutanggalkan semua pakaianku hingga telanjang dan melihat bayangan diriku. Usiaku sudah hampir 30 tahun, masih terlihat cantik, kulitku putih dengan rambut panjang sampai punggungku hitam dan sedikit bergelombang, ku pikir aku masih cantik. Tinggiku sekitar cm. Pinggangku ramping dan perutku masih cukup datar belum terlihat ada lemak. Pinggulku sedikit lebar dengan pantat yang membulat diikuti kakiku yang cukup panjang. Dan aku masih rajin berolah raga jogging disekitar rumahku, biasanya kulakukan pagi atau malam hari. Aku melihat di antara kedua kakiku. Bulu kemaluanku terlihat lebih gelap dari rambutku. Penuh dan tebal. Aku pernah mencukurnya, tetapi karena suamiku tak suka jadi aku membiarkannya tumbuh kembali. Satu-satunya yang menonjol keluar adalah dadaku, putingnya agak besar dengan lingkaran areola coklat muda. Aku sampai sekarang masih merasa payudaraku terlihat terlalu besar untuk ukuran tubuhku. Bentuknya bulat dan kenyal dan terlihat berat karena ukurannya. Dan jika ku perhatikan lagi areolaku terlihat lebih besar dari sebelum aku berhenti minum pil. Putingku selalu tegak yang kadang membuatku risih jika harus menggunakan pakaian yang mengharuskan ku tak mengenakan bra. Aku pegang kedua payudaraku. Aku mengusapkan ibu jariku di putingnya membuatnya jadi lebih tegak dan keras. Masih terasa sedikit sakit karena kemarin anak-anak anjing itu kuat sekali menyedot puting susuku.

Cerita Seks Anjingku Jadi Penggati Kekasihku


Aku bernama Mona, umurku 17 tahun, karena kecantikanku, kulitku yang putih mulus serta bodyku yang sintal dengan payudara berukuran 34B yang kencang dan padat, tentu banyak cowok yang ingin mencicipi tubuhku dan aku tidak pernah menolak cowok manapun yang ingin menikmati body sexyku ini sehingga banyak penis yang memasuki mulut, anus, dan vaginaku, mulai dari cowok ganteng sampai abang tukang becak pernah merasakan nikmatnya tubuhku. Pada suatu hari, ayahku menyuruhku untuk tinggal sementara di peternakan Anjing milik tanteku, sekalian untuk mengisi waktu luangku selama 2 bulan katanya. Tadinya aku malas untuk mengawasi peternakan tanteku, tapi setelah dipikir-pikir disana aku bisa ngesex dengan pekerja peternakan, jadinya aku setuju aja dengan perintah ayahku. Besoknya aku berangkat ke peternakan ditemani supir ayahku yang sering menikmati tubuhku. Di perjalanan, tangan kirinya menyusup ke dalam tank topku lalu dia meremas-remas dadaku yang montok dan dia juga memainkan putingku dengan lembut sehingga aku mendesah kegelian sementara tangan kanannya tetap memegang setir. Aku berkata ah bapak, tangan bapak bandel banget dee…abisnya body non montok banget sih, jadi pengen megang-megang terus, jawab supirku yang sudah berumur 53 tahun ini. Aku membalas ,kan bapak udah sering ngentotin aku, emangnya bapak gak bosen.? Aku membalas dengan mengelus penisnya yang sudah tegang dari tadi. Setelah 5 menit, dia puas memainkan payudaraku, kemudian tangannya bergerak turun ke arah selangkanganku dan mengorek-ngorek vaginaku yang masih terbungkus celana dalam. Dia menusuk-nusukkan jarinya ke vaginaku membuat aku merasakan nikmat, lalu dia menyuruhku untuk melepas celana dalam serta rok miniku, setelah kulepaskan celana dalam dan rok miniku, kutaruh celana dalamku di depan lubang vaginaku 3 jarinya langsung dimasukkan ke dalam vaginaku lalu dia menggerakkan 3 jarinya itu keluar masuk vaginaku sehingga membuatku menggelinjang kenikmatan, dan 10 menit kemudian aku mencapai orgasme dan mengeluarkan cairan deras sekali yang membasahi jari-jari supirku yang masih memaju-mundurkan jarinya ke dalam vaginaku dan karena banyak sekali cairanku meleleh keluar vaginaku dan menetes ke celana dalamku yang tadi kutaruh di depan vaginaku. Lalu, setelah cairanku habis, supirku menyodorkan jari-jarinya yang berlumuran cairanku ke mulutku dan langsung kujilati cairanku sendiri yang ada di jari supirku. Kemudian, aku berkata ,nah sekarang giliran bapak yaa… lalu aku membuka resleting celananya dan mengeluarkan penisnya yang sudah keriput itu, tanpa basa-basi langsung kukulum penisnya itu yang membuatnya mendesah aaahhh,,non teerruuss,, aku jilati setiap senti batangnya, kuemut-emut kepala penisnya, kusentil-sentil lubang kencingnya dengan lidahku dan juga biji pelirnya kumasukkan ke dalam mulutku. Tehnikku itu memang membuat para cowok tidak bisa menahan lama-lama, sehingga dalam waktu 3 menit supirku menyemburkan spermanya yang hangat ke dalam mulutku, yang langsung kutelan dengan lahap. Walaupun penisnya sudah lemas tapi aku masih menjilati dan mengemut-emut penisnya yang pasti membuatnya geli dan ngilu. Supirku berkata ,udah donk non, ngilu nih…gak ah, abisnya penis bapak enak sih. Setelah sampai, aku melepaskan kulumanku, supirku berkata ;non ini emang bener-bener jago muasin cowok ya…aku hanya membalas dengan senyuman, lalu supirku pergi. Aku melihat di sekitarku tidak ada orang sama sekali, kok gak ada orang sih… pikirku, aku baru ingat kalau sekarang tanteku mengelola sendiri peternakannya sehingga tidak ada pekerja lagi, kemudian aku berjalan ke teras dan menemukan surat yang tergeletak di bawah pintu yang berisiMona ,kamu langsung masuk aja, kuncinya ada di bawah keset, tante pergi sebentar, ada urusan, ttd tante Ratna,Aku kesal sekali karena sekarang tidak ada pria sama sekali di peternakan ini, tapi sudah datang jauh-jauh kesini masa pulang kerumah pikirku. Kemudian aku masuk ke dalam rumah dan mulai membongkar pakaianku di kamarku yang bersebelahan dengan tanteku. Setelah beres-beres selesai, lalu aku mandi untuk menyegarkan badanku, karena kupikir aku sendirian di rumah ini, aku membiarkan tubuhku tidak dibalut apa-apa. Untungnya, aku membawa dildo dan beberapa video porno jadinya aku bisa bersenang-senang. Setelah aku menonton film porno dan puas memainkan vaginaku sendiri, aku duduk-duduk santai di sofa dan melebarkan kakiku. Tanpa terasa aku tertidur karena tenagaku terkuras akibat masturbasi yang kulakukan. Tiba-tiba aku merasakan jilatan lidah yang menyapu bibir vaginaku, lalu kubuka mataku dan betapa kagetnya aku, karena lidah itu adalah lidah Anjing yang paling disayang oleh tanteku sehingga dia boleh masuk ke dalam rumah. Awalnya aku menolak mati-matian dan berusaha menepis kepalanya untuk menjauh dari vaginaku tapi karena jilatan-jilatan anjingku sangat nikmat, aku menjadi pasrah dan membiarkan anjingku menjilati vaginaku sepuasnya. Lidah anjingku yang lebih kasar dan panjang daripada manusia itu terus menjilati vagina dan juga klitorisku yang membuatku semakin merasa bertambah nikmat, dan akhirnya aku mencapai orgasmeku yang pertama kali dengan Anjing. Anjingku malah lebih meningkatkan aktivitasnya untuk meminum cairanku yang membuatku semakin menggelinjang keenakan, setelah cairanku habis diminumnya, dia naik ke sofa dan menjilati bibir seolah-olah dia ingin memasukkan lidahnya ke dalam mulutku, pengalaman baru nih, ciuman ama Anjing,pikirku, lalu saja kubuka mulutku dan dia langsung memasukkan lidahnya ke dalam mulutku lalu dia menyapu rongga mulutku dengan lidahnya. Nafasnya yang memburu menerpa wajahku, kami berciuman seperti sepasang kekasih, aku tak menyadari kalau tanteku sedang melihatku yang sedang berciuman dengan anjingnya karena aku menutup mataku supaya lebih nikmat. Tiba-tiba suara terdengar Luna, lagi ngapain kamu? Lalu Tante Ratna memintaku untuk menemaninya menjadi betina bagi Anjing-anjingnya, aku jadi penasaran gimana rasanya kalau vaginaku diisi sperma. Dengan wajah Tante Ratna yang sangat cantik, kulit putih mulus, juga payudara berukuran 34C yang kencang dan padat serta pantat yang juga kencang dan padat, tidak heran kalau dulu suaminya orang Amerika yang berwajah tampan, tapi sayang tanteku bercerai dengan suaminya, dan anaknya dibawa ke Amerika bersama ayahnya. Oleh karena itu, dia menjadikan sex sebagai penghilang rasa sedihnya yang akhirnya Tante Ratna menjadi betina bagi hewan yang ada di peternakannya sendiri. Lalu Tante Ratna menjelaskan bagaimana caranya bersetubuh dengan Anjing,Setelah aku mengerti dan merasa siap, Tante Ratna membuka pintu kamar sehingga Anjing tanteku yang diberi nama Lucky oleh aku waktu aku kecil masuk ke dalam. Aku membuka bajuku sendiri sehingga kini tubuhku tidak ditutupi sehelai benang pun, lalu aku langsung terlentang dan melebarkan kakiku selebar mungkin sehingga vaginaku yang merah merekah, kesat, dan masih rapat menantang Lucky untuk segera melahap vaginaku. Lucky datang mengendus-endus vaginaku, kurasakan hembusan nafasnya yang hangat di vaginaku membuatku semakin terangsang, lalu Lucky menjulurkan lidahnya dan menjilati bibir kemaluanku, aku langsung mendesah karena sangat nikmat, kemudian Lucky memasukkan lidahnya ke dalam vaginaku yang membuatku semakin menggelinjang merasakan nikmat. Lalu, Tante Ratna bersiul, dan seperti Anjing yang sudah terlatih, Lucky langsung terlentang, dengan birahiku yang sudah memuncak, aku langsung mengulum penis Lucky yang masih tertidur tanpa perintah Tante Ratna. Tak lama kemudian, penis itu semakin membesar di mulutku sehingga penis itu benar-benar memenuhi mulutku, tapi aku terus mengulum dan mengocok penis Lucky dengan mulutku tanpa memperdulikan ukurannya yang terus bertambah besar di mulutku. Aku terus mengulum penis Lucky, kadang-kadang kujilati buhulnya bagian pangkal penis Anjing yang berbentuk bola dan berukuran sebesar bola baseballsampai 15 menit kemudian penis Lucky semakin membengkak dan berdenyut-denyut di dalam mulutku, akhirnya Lucky mengeluarkan benih anjingnya di dalam mulutku, sengaja aku tidak langsung menelannya, tapi kutunggu sampai spermanya, rupanya sperma Anjing lebih banyak dan kental daripada manusia sampai-sampai spermanya meleleh keluar dari mulutku, setelah sperma Lucky sudah habis, Tante Ratna menyuruhku untuk tidak meminum sperma si Lucky dan tante juga menyuruhku untuk tidur terlentang di kasur. Aku menuruti perintah tante, lalu Tante Ratna membuka bajunya sendiri sehingga tubuhnya yang sexy terlihat jelas olehku, kemudian Tante Ratna menindih tubuhku, rupanya dia mau meminum sperma Anjing lewat mulutku, langsung saja kubuka mulutku kemudian kami saling berbagi sperma lewat mulut kami, sementara kami sedang asik berciuman, Lucky juga sedang asik menjilati vagina Tante Ratna dan vaginaku secara bergantian, sampai-sampai kami berdua orgasme akibat jilatan Lucky. Lalu 5 menit kemudian, Tante Ratna menyuruhku untuk bersiap-siap menerima penis Lucky dengan vaginaku yang sempit.

Posting Komentar. Dasarmunafik Berita Remaja Terkini. Diberdayakan oleh Blogger. Mengenai Saya Unknown Lihat profil lengkapku. Home Prediksigoal. Cerita Dewasa Aku dan Birahi Anjingku. Cerita Dewasa Namaku Marniaku berumur 30 tahun, suamiku bernama Ferry, berumur 35 tahun, dia bekerja sebagai tenaga ahli pada sebuah perusahaan pengeboran minyak lepas pantai. Kebanyakan waktu kerjanya berada di atas Riq, yaitu suatu tempat yang dibangun di tengah laut, untuk pengeboran mencari sumber minyak baru. Waktu kerjanya adalah 2 minggu di atas Riq, diikuti 1 minggu cuti di darat, demikian berkelanjutan. Sehingga kalau Mas Ferry sedang bertugas, maka aku tinggal sendirian di rumah ditemani oleh pembantu kami, Mbok Minah yang telah berumur 55 tahun dan telah mengikuti kami sejak kami menikah, serta seekor anjing herder jantan besar dan galak sebagai penjaga rumah. Anjing herder ini diberikan oleh seorang expatriate yang berasal dari Italy, yang telah kembali ke negerinya karena telah habis kontrak. Pada waktu bertugas di Indonesia, expatriate Italy tersebut tinggal di rumah besar kontrakannya di daerah Cipete berdua dengan istrinya yang berumur 27 tahun. Istrinya mempunyai tubuh yang sangat seksi dan aku telah mengenalnya cukup akrab, karena setiap suami-suami kita sedang bertugas, kami sering saling mengunjungi untuk berbagi waktu. Aku tidak tahu bagaimana mula-mula bisa dekat dengan Mas Ferry yang kebetulan adalah teman abangku, biarpun memang setiap kali Mas Ferry tidak bertugas di Riq, dia selalu bermain di rumahku, tapi toh hubungan kami biasa-biasa saja. Hanya saja tiba-tiba sekitar 5 tahun lalu, Mas Ferry mengemukakan maksudnya untuk menikahiku kepada kedua orang tuaku dan entah karena bujukan orang tua dan kakakku, ataupun karena memang aku juga telah menaruh simpati kepada Mas Ferry selama ini, akhirnya aku menyetujui dan kami segera melangsungkan pernikahan kami. Pada waktu malam pertama kami itu, aku mulai tahu bagaimana enaknya hubungan kelamin antara pria dan wanitasetelah selesai resepsi pernikahanku. Kuingat pada hari itu setelah selesai resepsi pernikahan kami, yang dilakukan pada siang hari, kami berdua beserta rombongan keluarga kembali ke rumah baru kami. Rombongan keluarga kami, pada jam 8 malam kembali ke rumah mereka masing-masing, sehingga akhirnya aku dan Mas Ferry hanya tinggal berdua saja di rumah kami itu. Pada saat itu Mbok Minah, pembantu rumah kami itu belum ada, karena kupikir apa-apa di rumah dapat dikerjakan sendiri. Aku mandi duluan sebab badanku sudah merasa gerah setelah seharian sibuk dengan acara pesta yang padat itu. Setelah selesai mandi dengan mengenakan daster, aku duduk di ruang keluarga sambil menonton TV. Kemudian Mas Ferry yang pada saat itu hanya bercelana pendek, kusuruh mandi. Mas Ferry untuk ukuran umum dapat dikatakan termasuk tampan. Warna kulitnya agak gelap kehitaman, pada wajahnya ada tumbuh rambut halus di dagu dan dadanya cukup bidang dengan tinggi badan berkisar cm, otot-ototnya menonjol kuat. Setelah selesai mandi Mas Ferry dengan santai duduk di sebelahku sambil ikut mengawasi televisi yang remotenya masih di tanganku, "Mar, apakah kamu capai? Rupanya Mas Ferry yang telah sangat bernafsu, mendengar jawabanku itu, tanpa ba bi Bu segera menarik badanku dan membekapku erat-erat dan sebelum aku menyadari benar apa yang sedang terjadi, kedua tangan Mas Ferry dengan cepat segera menguak dasterku dan sekalian ditariknya lepas BH-ku sehingga kedua buah dadaku yang ranum segera seolah-olah melompat keluar. Mas Ferry terpesona melihat bentuk buah dadaku yang indah, yang warna kuning langsat dengan bulatan kecil coklat tua kemerahan, serta puting kecil menantang di ujungnya. Badanku segera dipeluknya dan disandarkan pada sandaran sofa, mulutnya langsung menuju puting susuku, kurasakan lidahnya lincah bergerak menjilat-jilat puting susuku, menimbulkan suatu perasaan aneh, geli yang tidak dapat kulukiskan, yang menjalar keseluruhan badanku. Hal ini membuat aliran darahku bertambah cepat dan badanku tiba-tiba merasa panas, puting susuku terasa semakin mengeras, sesekali kurasakan gigitan kecil gigi Mas Ferry menggores putingku. Pada bagian perutku kurasakan ada benda yang membonggol besar mendesak dan menekan hebat. Bibirku juga tak luput dari lumatannya, terasa habis dilumat bibirku, sampai aku tak bisa bernafas, aku mulai berkeringat dan tiba-tiba tangan kanannya mulai meluncur ke bawah menuju ke arah kemaluanku yang masih tertutup dengan CD, diselipkan tangannya di antara pahaku.

Kenapa Kuda Kawin Harus Di Bantu Manusia ?



Comments on “Aku kongkek bersama anjing betinaku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>